Blog-nya Beruang Madu

April 15, 2010

Sifat – Sifat Mekanik Bahan

Filed under: Uncategorized — mustazamaa @ 12:21 pm

Sifat – sifat dari bahan tersebut harus dikenali dengan baik agar dapat menggunakan dan memilih bahan untuk digunakan secara keteknikan dengan tepat. Sifat – sifat ini tentunya sangat banyak macamnya, karena sifat ini dapat ditinjau dari berbagai bidang keilmuan, misalnya ditinjau dari ilmu kimia, akan diperoleh sifat – sifat kimia, demikian juga bila ditinjau dari segi fisika, maka akan diperoleh pula sifat – sifat fisika dari suatu bahan tersebut, dan lain sebagainya.

Class Property Class Property
Physical Dimension, shape

Density or specific gravity

Porosity

Moisture content

Macrostructure

Microstructure

Mechanical Strength, tension, compression, shear and flezure (under static, impact or fatigue condition)

Stiffness, Thoughness, Elasticity, Plasticity, Ductility, Brittleness, Hardness, Wear resistance

Chemical Oxide or compound composition

Acidity or alkalinity

Resistance to corrosion or weathering

Thermal Specific heat

Expansion

Conductivity

Physico-chemical Water-absorptive or water-repellant action, Shrinkage and swell due to moisture changes Electrical and magnetic optical Conductivity

Magnetic parmeability

Galvanic action

Colour

Light transmission

Light reflection

Acoustical Sound transmission

Sound reflection

Tabel Berbagai macam sifat bahan

Dapat dilihat pada tabel diatas yaitu berbagai macam sifat bahan secara teknik yang nantinya dapat dipertimbangkan dalam proses pemilihan bahan. Sifat – sifat tersebut dikelompokkan berdasarkan beberapa kelas peninjauan, seperti secara fisik, mekanik, kimua dan lain sebagainya. Tentunya tidak semua sifat tersebut diatas perlu dipertimbangkan dalam dasar pemilihan bahan untuk suatu keperluan tertentu. Bisa saja yang diperlukan dalam mempertimbangkan pemilihan suatu bahan dilihat dari sifat fisik dan mekaniknya saja, atau sifat kimia dan mekaniknya saja.

Dalam dunia keteknikan kita biasanya sifat yang mendominasi dan berperan penting dalam dasar pemilihan bahan yang akan digunakan adalah sifat mekanik. Sifat lain seperti sifat kimia, sifat thermal dan sifat fisik menjadi pendamping dari sifat mekaniknya. Seperti sifat kimia, misalnya dalam hal ini adalah korosi. Korosi merupakan masalah yang sangat serius dalam dunia teknik dan memerlukan suatu pembahasan tersendiri. Sifat fisik seperti density (berat jenis) misalnya, kadang – kadang juga perlu dipertimbangkan.

Sifat fisik lain seperti strukturmikro biasanya perlu dipelajari secara khusus, karena strukturmikro ini berkaitan erat dengan sifat – sifat lainnya. Seperti sifat mekanik, yaitu kekuatan dan keuletan, dan juga sifat kimia, seperti tahan korosi, dan lain sebagainya. Sifat lainnya seperti sifat thermal juga turut diperhitungkan. Misalkan saja untuk komponen yang nantinya akan terkena panas tertentu, tentu saja sifat thermal seperti panas jenis (specific heat), thermal conductivity, dan thermal expansion seringkali harus tetap diperhitungkan.

1.1 Sifat mekanik

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa sifat mekanik adalah salah satu sifat yang terpenting, karena sifat mekanik menyatakan kemampuan suatu bahan (seperti komponen yang terbuat dari bahan tersebut) untuk menerima beban/gaya/energi tanpa menimbulkan kerusakan pada bahan/komponen tersebut. Seringkali bila suatu bahan mempunya sifat mekanik yang baik tetapi kurang baik pada sifat yang lain, maka diambil langkah untuk mengatasi kekurangan tersebut dengan berbagai cara yang diperlukan.

Misalkan saja baja yang sering digunakan sebagai bahan dasar pemilihan bahan. Baja mempunyai sifat mekanik yang cukup baik, dimana baja memenuhi syarat untuk suatu pemakaian tetapi mempunyai sifat tahan terhadap korosi yang kurang baik. Untuk mengatasi hal itu seringkali dilakukan sifat yang kurang tahan terhadap korosi tersebut diperbaiki dengan cara pengecatan atau galvanising, dan cara lainnya. Jadi tidak harus mencari bahan lain seperti selain kuat juga harus tahan korosi, tetapi cukup mencari bahan yang syarat pada sifat mekaniknya sudah terpenuhi namun sifat kimianya kurang terpenuhi.

Berikut adalah beberapa sifat mekanik yang penting untuk diketahui :

  • Kekuatan (strength), menyatakan kemampuan bahan untuk menerima tegangan tanpa menyebabkan bahan menjadi patah. Kekuatan ini ada beberapa macam, tergantung pada jenis beban yang bekerja atau mengenainya. Contoh kekuatan tarik, kekuatan geser, kekuatan tekan, kekuatan torsi, dan kekuatan lengkung.
  • Kekerasan (hardness), dapat didefenisikan sebagai kemampuan suatu bahan untuk tahan terhadap penggoresan, pengikisan (abrasi), identasi atau penetrasi. Sifat ini berkaitan dengan sifat tahan aus (wear resistance). Kekerasan juga mempunya korelasi dengan kekuatan.
  • Kekenyalan (elasticity), menyatakan kemampuan bahan untuk menerima tegangan tanpa mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk yang permanen setelah tegangan dihilangkan. Bila suatu benda mengalami tegangan maka akan terjadi perubahan bentuk. Apabila tegangan yang bekerja besarnya tidak melewati batas tertentu maka perubahan bentuk yang terjadi hanya bersifat sementara, perubahan bentuk tersebut akan hilang bersama dengan hilangnya tegangan yang diberikan. Akan tetapi apabila tegangan yang bekerja telah melewati batas kemampuannya, maka sebagian dari perubahan bentuk tersebut akan tetap ada walaupun tegangan yang diberikan telah dihilangkan. Kekenyalan juga menyatakan seberapa banyak perubahan bentuk elastis yang dapat terjadi sebelum perubahan bentuk yang permanen mulai terjadi, atau dapat dikatakan dengan kata lain adalah kekenyalan menyatakan kemampuan bahan untuk kembali ke bentuk dan ukuran semula setelah menerima bebang yang menimbulkan deformasi.
  • Kekakuan (stiffness), menyatakan kemampuan bahan untuk menerima tegangan/beban tanpa mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk (deformasi) atau defleksi. Dalam beberapa hal kekakuan ini lebih penting daripada kekuatan.
  • Plastisitas (plasticity) menyatakan kemampuan bahan untuk mengalami sejumlah deformasi plastik (permanen) tanpa mengakibatkan terjadinya kerusakan. Sifat ini sangat diperlukan bagi bahan yang akan diproses dengan berbagai macam pembentukan seperti forging, rolling, extruding dan lain sebagainya. Sifat ini juga sering disebut sebagai keuletan (ductility). Bahan yang mampu mengalami deformasi plastik cukup besar dikatakan sebagai bahan yang memiliki keuletan tinggi, bahan yang ulet (ductile). Sebaliknya bahan yang tidak menunjukkan terjadinya deformasi plastik dikatakan sebagai bahan yang mempunyai keuletan rendah atau getas (brittle).
  • Ketangguhan (toughness), menyatakan kemampuan bahan untuk menyerap sejumlah energi tanpa mengakibatkan terjadinya kerusakan. Juga dapat dikatakan sebagai ukuran banyaknya energi yang diperlukan untuk mematahkan suatu benda kerja, pada suatu kondisi tertentu. Sifat ini dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga sifat ini sulit diukur.
  • Kelelahan (fatigue), merupakan kecendrungan dari logam untuk patah bila menerima tegangan berulang – ulang (cyclic stress) yang besarnya masih jauh dibawah batas kekuatan elastiknya. Sebagian besar dari kerusakan yang terjadi pada komponen mesin disebabkan oleh kelelahan ini. Karenanya kelelahan merupakan sifat yang sangat penting, tetapi sifat ini juga sulit diukur karena sangat banyak faktor yang mempengaruhinya.
  • Creep, atau bahasa lainnya merambat atau merangkak, merupakan kecenderungan suatu logam untuk mengalami deformasi plastik yang besarnya berubah sesuai dengan fungsi waktu, pada saat bahan atau komponen tersebut tadi menerima beban yang besarnya relatif tetap.

Beberapa sifat mekanik diatas juga dapat dibedakan menurut cara pembebanannya, yaitu

  • Sifat mekanik statis, yaitu sifat mekanik bahan terhadap beban statis yang besarnya tetap atau bebannya mengalami perubahan yang lambat.
  • Sifat mekanik dinamis, yaitu sifat mekanik bahan terhadap beban dinamis yang besar berubah – ubah, atau dapat juga dikatakan mengejut.

Ini perlu dibedakan karena tingkah laku bahan mungkin berbeda terhadap cara pembebanan yang berbeda.

Advertisements

December 27, 2009

Awal mula bermain gitar

Filed under: Uncategorized — mustazamaa @ 3:20 pm

Bermain gitar bukanlah suatu hal yang sulit dan rumit jika kita memang meminatinya. Mengapa saya mengatakan hal ini? Bukan berarti saya jagoan bermain gitar lho. Saya tak ubah layaknya orang lain yang hanya bisa bermain gitar ala kadarnya. Namun kali ini saya ingin sedikit berbagi informasi saja kepada teman – teman semua. Tulisan ini saya buat untuk teman – teman yang memang sangat awam dengan gitar dan dunia musik. Awalnya saya bermain gitar karena terpaksa. Koq bisa terpaksa ya?? Iya terpaksa karena pada waktu SMP saya diharuskan mengikuti EBTA ujian kesenian dimana ada 2 pilihan pada waktu itu. Pilihan pertama adalah bernyanyi dengan menggunakan media kaset sebagai pengiringnya. Yang ini biasanya dikenal dengan sebutan karaoke. Pada waktu itu media yang ada memang hanya kaset pita bukanlah VCD ataupun DVD yang ada pada saat ini. Pilihan kedua adalah bernyanyi dengan diiringi oleh alat musik, seperti gitar ataupun keyboard. Untuk pilihan kedua ini ada nilai tambahannya karena menggunakan alat musik.

Saya menyadari kalo saya tidak memiliki suara yang cukup layak untuk didengar oleh banyak orang. Mungkin hanya kecoa yang ada pada kamar mandilah yang sering mendengar suara “indah” saya. Itupun kalo kecoanya tidak bunuh diri begitu mendengar suara saya :D. Untuk memilih menggunakan alat musik seperti keyboard membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menguasainya. Apalagi bernyanyi sambil bermain keyboard. Padahal waktu yang tersedia hanya 1 minggu. Akhirnya saya memilih gitar sebagai alat musik pengiring nyanyi saya. Mengapa gitar?? Waduh kalo ada pertanyaan seperti itu saya ga bisa menjawabnya secara komprehensif. Yang ada jawaban pada diri saya pada waktu itu adalah bahwa bermain gitar itu membuat kesan “cool”, dan cowok banget gitu lho. Bahkan teman – teman saya bilang kalo cowok yang bisa bermain gitar pasti disukai oleh banyak cewek. Entah itu benar ato tidak saya kembalikan jawabannya kepada teman – teman semua.

Lalu bagaimana dengan waktu yang tidak panjang ini saya bisa bermain gitar sambil bernyanyi?? Nah itu dialah tantangannya. Karena saya tidak memiliki gitar, saya meminjam gitar. Baik minjam kepada saudara sepupu saya maunpun kepada teman – teman saya. Begitu saya dapat meminjam gitar saya langsung menentukan lagu apa yang ingin saya bawakan pada waktu ujian kesenian tersebut. Saya mengambil lagu Terlalu Manis dari Slank yang pada waktu itu lagi ngetrend. Bukan berarti lagu tersebut mudah akan tetapi saya termasuk orang yang menyukai lagu – lagu Slank. Terima kasih untuk Slank yang telah membuat lagu tersebut sehingga saya dapat bernyanyi sambil bermain gitar untuk mengikuti ujian kesenian tersebut.

Kembali ke permasalahan pokoknya, yaitu bagaimana awal mulanya saya bisa bermain gitar sambil bernyanyi dalam waktu yang cukup singkat. Setelah saya tentukan lagu yang ingin saya bawa pada waktu ujian, saya selanjutnya mencari kordnya. Yah karena informasi tidak seperti sekarang ini dimana media dunia maya seperti internet dan media cetak seperti majalah yang berisi kord – kord lagu sudah ada, maka kord lagu tersebut saya minta ke teman saya yang sudah jago bermain gitar. Lirik lagunya saya catat bersama kordnya. Trus karena kuncinya tersebut tidak saya ketahui maka saya gambar 6 senar gitar tersebut berikut dengan jumlah fret yang dibutuhkan dan posisi jarinya yang harus diletakkan dengan benar.

Senar gitar tersebut tidak bisa saya petik layaknya petikan melodi seorang gitaris. Saya hanya menggenjreng senarnya saja. Begitu saja saya sudah sangat senang karena sudah bisa mengiringi saya bernyanyi. Saya terus menerus menggenjreng gitar setiap waktu baik mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali. Bahkan dalam waktu seminggu tersebut pada waktu makan, pernah saya sampai dibawain makanan ke kamar karena diteriak disuruh makan saya masih juga bandel untuk bermain gitar. Dicoba dan terus dicoba walaupun ujung jari luka hingga kapalan tidak membuat saya menyerah untuk mencoba bermain gitar. Akhirnya sampailah saya pada waktu ujian tersebut. Saya tampil dengan anggapan seperti saya latihan di rumah saja. Dan alhamdulillah hasilnya juga tidak mengecewakan saya.

Inti dari cerita saya ini adalah cara untuk bermain gitar sebenarnya mudah namun butuh sedikit keseriusan dalam menjalaninya. Caranya pertama adalah tentukan dulu lagu yang ingin anda bawakan. Carilah lagu yang terbentuk dari not yang sederhana dan mudah untuk diingat. Setelah itu cari kordnya. Kemudian ini yang tersulit yaitu pastikan posisi jari jemari anda sesuai dengan kordnya. Misalkan pada kunci A, jari jemari anda harus diletakkan di posisi mana. Pada waktu kunci C bagaimana. Nah bagi anda yang belum terbiasa dengan memencet senar gitar dan memindahkannya sesuai dengan ketukan lagu tersebut, anda harus melatihnya. Pelan – pelan saja dulu. Mulai dari baris pertama dari lirik lagu tersebut. Setelah itu coba untuk satu bait lagu. Yang perlu diingat biasanya rangkaian kord lagu berubah pada waktu lagu tersebut masuk pada bagian bridge maupun reff. Setelah perbagian bait lagu telah dicoba, cobalah untuk menyanyikan satu lagu penuh. Harus sering dan berani mencoba tanpa harus melihat kunci – kuncinya. Cobalah kembali untuk lagu yang lain. Maka lama kelamaan anda akan terbiasa mendengar bunyi nada yang berubah. Dari situ anda akan bisa mencari sendiri kord lagunya. Demikianlah awal mula saya bermain gitar. Memang bukanlah cara yang benar, namun itu adalah awal saya mengenal dunia musik sampai saat ini.

November 8, 2009

10 Kelebihan Bermain Drum

Filed under: Uncategorized — mustazamaa @ 11:22 am

Fungsi drummer adalah sebagai penjaga ritme dalam musik. Sehingga pemain drum walaupun sering ditempatkan di belakang namun sebagai penjaga ritme, pemain drum tidak kalah pentingnya dengan pemain instrumen lainnya. Kita ketahui bahwa vokalis sangat dipuja oleh banyak fans karena suaranya yang khas. Pemain gitar banyak disukai karena bermain ciamik dengan melantunkan melodi – melodi yang sangat dinamis. Begitu juga pemain keyboard maupun bass. Namun pemain drum juga tak kalah, memberikan kontribusi yang sangat penting agar ritme tetap terjaga.

Berikut adalah kelebihan yang didapat dari bermain drum :

  1. Sebagai pengganti sarana olahraga. Jika Anda tidak sempat pergi ke gym, maka bermain drum-lah selama 30 menit dengan penuh semangat. Maka anda akan mendapatkan hasil yang hampir sama dengan berolahraga di gym.
  2. Dapat melatih koordinasi tubuh secara keseluruhan. Selain berolahraga ternyata drum dapat juga melatih Anda untuk mengkoordinasikan seluruh anggota tubuh Anda. Karena jika anggota tubuh tidak saling berkoordinasi maka tidak terjadi harmony pada beat lagunya.
  3. Sebagai sarana penghilang stress. Jika Anda mengalami stress cobalah bermain drum. Maka stress Anda akan segera hilang. Diganti dengan capek bermain drum 😀
  4. Alat yang hemat listrik. Besarnya tagihan listrik setiap bulan membuat orang mencari alternatif agar dapat menghemat. Salah alat yang dapat digunakan tanpa harus dicolokkan ke listrik adalah drum. Tidak perlu khawatir listrik akan mati kita tetap bisa terus bermain drum.
  5. Orang yang bermain drum, dianggap orang yang paling atraktif. Lihat saja pada saat dipanggung, jika pemain drum berhenti memainkan drum maka penonton akan langsung merasakannya.
  6. Sebagai penanda nama/logo grup band. Grup band biasanya meletakkan nama ataupun logo grupnya pada bass drum. Sehingga orang akan langsung tau grup band apa yang akan tampil.
  7. Sebagai penanda adanya acara musik. Setiap kali ada acara jika orang melihat adanya drum disana maka dipastikan orang akan langsung mengetahui bahwa disana ada acara musik. Kebanyakan inilah yang membuat orang langsung berhenti dan ingin mengetahui siapa yang akan tampil.
  8. Sebagai pencerminan sifat dari pemainnya. Dengan melihat permainan dan settingan alat drum-nya maka kita juga bisa melihat sifat yang dimiliki oleh pemain drumnya.
  9. Sebagai pembeda antara grup band dan bukan grup band. Jika grup band tersebut tidak menggunakan drum sebagai penghasil beat-nya, maka grup tersebut belum layak disebut grup band (banyak yang bilang demikian).
  10. Dapat melatih sensor motorik pada anak kecil. Anak yang masih kecil biasanya mulai bergerak memukul untuk melatih gerakan tubuhnya. Untuk itu perlu adanya sarana melatih gerak tubuhnya tersebut. Salah satunya adalah drum set kecil.

Jika ada pendapat dan tambahan lainnya silahkan disampaikan. Karena bisa saja mencari alternatif lain kelebihan dari bermain drum ini. Peace 😀

sumber : www.klinikdrum.com

October 5, 2009

Cold Welding

Filed under: Uncategorized — mustazamaa @ 1:07 am

Cold Welding atau dikenal dengan sebutan pengelasan dingin adalah salah satu proses pengelasan dalam kondisi padat (Solid-State Welding) yang menggunakan tekanan pada suhu ruangan untuk menghasilkan penyatuan logam yang kokoh pada saat pengelasan.

 Adapun ciri – ciri dari pengelasan dingin ini adalah pengelasan ini dilakukan tanpa menggunakan panas dan flux. Untuk mendapatkan hasil pengelasan dingin yang memuaskan, minimal salah satu dari logam yang akan digabung harus sangat ulet dan tidak mengalami proses pengerasan.

 Jenis – jenis Pengelasan Dingin

Ada beberapa jenis pengelasan dingin, yaitu :

Lapw

1. Lap Welding, bekerja pada 50 – 90% perluasan permukaan ketika penekuk menekan logam untuk penggabungan (lihat gambar). Penahan penekuk membatasi distorsi dan mengadakan pengelasan.

buttw

  2. Butt Welding, pada kawat dilakukan penggabungan dengan merusak ujung kawat untuk menyebabkan terjadinya perluasan permukaan (lihat gambar). Pengelasan selanjutnya terjadi ketika putaran dilakukan.

  ROW

 3. Roll bonding or roll welding(ROW) (dapat dilihat pada gambar) sangat efektif karena pengurangan besar (50 – 80% dalam sekali jalan) hasil dalam perluasan yang baik dan memutuskan selaput permukaan. Pengikatan dapat dicegah di tempat dengan menempatkan alat pemisah (stop-off) seperti grafit atau sebuah keramik dalam pola pemutusan.

 asrolled

 Pemompaan dilakukan dengan udara atau fluida bertekanan pada bagian – bagian luluh. Contohnya pelat pendingin evaporator.

4. Explosion Welding(EXW), pada EXW penggabungan dilakukan dengan perubahan kuat pada penghubung. Tatakan bahan peledak diletakkan diatas plat lapisan (plat terbang), ditahan pada jarak kritis tertentu dari permukaan dasar material (lihat gambar).

 exw1

 Ketika bahan peledak diledakkan dari salah satu ujung, tekanan menghasilkan percepatan plat terbang pada suatu sudut terhadap permukaan. Dibawah tekanan yang kuat, pancaran cairan terbentuk dengan mengeluarkan kotoran permukaan, aliran turbulen dihasilkan dalam putaran rapat atau pusaran pada penghubung (lihat gambar).

exw2

Dalam banyak kejadian tidak terjadi peleburan, namun gabungan dari adhesi dan pengikatan mekanik merupakan ikatan yang kuat. Cara ini digunakan pada plat pelapis besar pada industri kimia dan juga untuk awal pengembangan pipa menjadi plat header pada boiler dan pemadat pipa.

 usw

5. Ultrasonic Welding(USW), hubungan gerakan penghubung secara paksa dalam Ultrasonic Welding dengan gerakan tangensial (lihat gambar). Dimana tidak terjadi perubahan atau deformasi yang berat dan prosesnya sesuai untuk lap welding timah dan peralatan rapuh dan komponen – komponen elektronik. Ketika ujung pengelasan diganti dengan penggulung, maka pengelasan seam weld dapat dihasilkan.

 Material pada Pengelasan Dingin

 Material yang dapat digunakan dengan sistem Pengelasan Dingin ini sebagai berikut :

(i)                 Aluminium murni.

(ii)               Aluminium alloys.

(iii)             Cd, Pb, Cu, Ni, Zn dan Ag.

(iv)             Cu dan its alloys.

(v)               AI ke Cu.

(vi)             Ni ke Fe, dan lainnya.

 Sumber           :

  • Introduction to Manufacturing Processes, John A Schey, 3rd Edition, McGraw-Hill, 2000.

October 4, 2009

Mekanisme Katup

Filed under: Uncategorized — mustazamaa @ 12:38 am

Mekanisme katup adalah suatu mekanisme pengaturan proses pembukaan dan penutupan katup pada saluran masuk dan buang motor bakar. Mekanisme tersebut berfungsi untuk membuka dan menutup katup isap dan katup buang yang sesuai dengan firing order suatu silinder dan proses pengerjaannya, yang memasukkan campuran bahan bakar dan udara serta mengeluarkan gas buang sisa pembakaran.

Sebelum lebih jauh mendalami mekanisme pembukaan dan penutupan katup isap dan buang pada motor bakar, kita harus mengenal dahulu bagaimana kinerja katup isap dan katup buang dalam ruang pembakaran. Untuk itu kita harus mengenal kinerja motor bakar, yang pada tulisan ini saya wakili dengan motor bakar empat langkah. Saya tidak membedakan apakah motor bakar ini termasuk dalam SIE atau CIE.

Motor Bakar Empat Langkah

Untuk menghasilkan satu langkah kerja pada sebuah motor bakar empat langkah, membutuhkan siklus empat langkah gerakan piston atau dua langkah putaran crankshaft yang sempurna. Siklus empat langkah ini dikenal sebagai siklus otto, yang ditemukan oleh Nikolaus August Otto pada tahun 1867. Empat langkah tersebut terdiri dari :

  1. Langkah Isap, adalah langkah piston dari TMA (Titik Mati Atas) dimana katup buang tertutup dan katup isap terbuka, dan piston begerak menuju TMB (Titik Mati Bawah) sehingga dapat menghisap campuran bahan bakar dan udara ke dalam ruang pembakaran melalui katup isap.
  2. Langkah Kompresi, adalah langkah piston menekan campuran bahan bakar dan udara dengan bergerak dari TMB ke TMA, dimana katup isap dan katup buang sama – sama dalam posisi tertutup. Sehingga campuran bahan bakar dan udara tadi terkompresi. Kompresi tersebut membuat tekanan di dalam ruang pembakaran menjadi tinggi. Sesaat piston mendekati TMA, busi memancarkan percikan api untuk membakar campuran bahan bakar dan udara yang terkompresi tadi. Sehingga terjadilah ledakan di dalam ruang pembakaran.
  3. Langkah Ekspansi, adalah langkah piston yang bergerak turun dari TMA ke TMB akibat terdorong oleh ledakan di dalam ruang pembakaran tersebut dan memaksa crankshaft berputar. Posisi katup isap dan buang masih sama – sama tertutup. Langkah inilah yang dapat menghasilkan tenaga dan mesin dapat bekerja.
  4. Langkah Buang, adalah langkah dimana piston bergerak ke atas dari TMB ke TMA, dimana katup isap tertutup dan katup buang terbuka. Sehingga piston dapat membuang sisa pembakaran. Pada saat piston mencapai TMA maka katup buang tertutup dan katup isap terbuka sehingga siklus empat langkah dapat dimulai kembali.

 siklus4langkah

Gambar 1 Siklus Empat Langkah

Kinerja Mekanisme Katup

            Sebenarnya bagaimana mekanisme yang dapat membuat katup isap dan katup buang dapat bergerak membuka dan menutup saluran masuk dan buang pada ruang pembakaran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut dapat kita lihat ilustrasi dibawah ini.

engine-cam

Gambar 2 Mekanisme Kinerja Katup Isap dan Katup Buang

Katup isap dan katup buang dapat bergerak membuka dan menutup saluran masuk dan buang dikarenakan adanya dorongan nok dari mekanisme cam pada suatu camshaft. Gambar camshaft berikut dapat memperjelas maksud tulisan saya.

camshaft

Gambar 3 Camshaft

Camshaft adalah sebuah poros yang memiliki beberapa nok yang menonjol tetapi dengan arah tonjolan nok yang berbeda – beda untuk katup isap dan katup buangnya. Adanya tonjolan nok itulah yang dapat menekan katup isap dan katup buang sehingga katup isap dan katup buang dapat membuka dan menutup saluran masuk dan buang pada ruang pembakaran.

Seiring dengan putaran camshaft dan arah tonjolan nok yang berbeda untuk tiap katup isap dan buang, maka dorongan dari nok pertama misalnya,  menekan katup isap sehingga dapat membuka saluran masuk pada ruang bakar. Demikian juga nok yang selanjutnya akan mendorong katup buang untuk membuka saluran buang pada ruang bakar.

Tentu saja hal ini seiring pula dengan gerakan naik dan turunnya piston dari TMA menuju TMB dan TMB menuju TMA sehingga langkah tersebut dapat membuat campuran bahan bakar dan udara terhisap masuk ke dalam ruang pembakaran dan membuang sisa pembakaran melalui saluran buang. Hal ini sesuai dengan siklus empat langkah seperti yang dijelaskan diatas. Karena arah tonjolan nok berbeda – beda untuk tiap katup isap dan buang maka putaran camshaft tersebut memberikan dorongan yang berbeda tergantung arah nok saat menekan katup yang mana sehingga siklus empat langkah diatas dapat berjalan seiring dengan putaran camshaft.

Lalu ada pertanyaan yang timbul berikutnya bagaimana camshaft dapat berputar? Untuk menjawab pertanyaan tersebut diatas maka ada beberapa hal lagi yang perlu kita ketahui juga. Mekanisme dari camshaft yang menekan katup isap dan buang serta hubungannya dengan putaran crankshaft biasanya disebut dengan valve train mechanism. Valve train mechanism adalah suatu mekanisme yang menghubungkan katup isap dan katup buang dengan gerakan piston, katup isap dan katup buang dengan camshaft, hubungan camshaft dengan crankshaft serta hubungan crankshaft dengan piston yang dihubungkan melalui connecting rod.

Untuk mengetahui secara detail valve train mechanism, ada baiknya jika kita dapat memotong sebagian mesin kita agar kita dapat melihat lebih jelas dan seksama bagaimana hubungan keseluruhan mekanisme katup tersebut. Namun melalui ilustrasi berikut ini mungkin dapat membantu kita lebih memahami bagaimana mekanisme-nya tanpa harus melakukan pemotongan terhadap mesin kita.

88528G06

Gambar 4 Motor Bakar Empat Langkah

            Dari ilustrasi diatas dapat kita lihat bahwa camshaft dapat berputar akibat putaran dari crankshaft yang dihubungkan melalui suatu belt yang biasanya disebut timing belt. Namun bukan hanya belt saja yang menghubungkan antara crankshaft dengan camshaft. Jenis penghubung lainnya adalah rantai atau biasa disebut timing chain, dan juga roda gigi yang disebut timing gear.

            Untuk timing belt, belt tersebut tidak dapat langsung memutar camshaft maupun crankshaft. Belt tersebut memerlukan sprocket yang memiliki gerigi yang sesuai dengan jenis gerigi belt pada timing belt tersebut. Hal ini ditujukan untuk menghindari adanya backlash pada putaran camshaft. Karena jika terjadi hal tersebut maka waktu pembukaan katup isap dan penutupan katup buang menjadi terlambat yang dapat mengakibatkan waktu dengan peledakan busi menjadi tidak sesuai. Tentu hal ini dapat mengakibatkan pembakaran pada ruang bakar menjadi tidak sempurna.

Untuk mekanisme dengan menggunakan model timing belt dapat dilihat lebih sederhana dengan ilustrasi berikut ini.

timingbelt

Gambar 5 Mekanisme dengan Timing Belt

Pada ilustrasi diatas juga menjelaskan kepada kita bahwa putaran crankshaft tersebut juga menyebabkan gerakan piston naik dan turun. Antara piston dan crankshaft tersebut dihubungkan dengan adanya connecting rod. Sehingga gerakan naik turun piston tersebut akan sesuai dengan pembukaan dan penutupan katup isap dan katup buang pada ruang bakar. Kekurangan dari mekanisme katup model timing belt adalah belt dapat putus jika karetnya menjadi keras. Namun kelebihan dari timing belt lebih halus dan tidak memerlukan pelumasan.

 Selanjutnya dapat kita lihat model mekanisme yang lain, yaitu model Timing Gear melalui ilustrasi berikut.

timinggear

Gambar 6 Mekanisme dengan Timing Gear

Sama dengan mekanisme dengan model timing belt, pada mekanisme dengan model timing gear ini juga menghubungkan putaran crankshaft dan camshaft. Namun melalui mekanisme roda gigi. Kekurangan dari model ini adalah model ini lebih berisik namun lebih kuat.

Berikutnya adalah ilustrasi sederhana mekanisme timing chain.

timingchain

Gambar 7 Mekanisme dengan Timing Chain

Pada mekanisme dengan model timing chain, crankshaft dihubungkan dengan camshaft melalui sprocket dan rantai. Kelebihan dari mekanisme ini juga lebih kuat dari belt namun juga sedikit berisik walaupun tidak seberisik model timing gear. Tetap memerlukan pelumasan.

Untuk memulai gerakan crankshaft pada awalnya adalah dengan adanya starter motor yang memutar flywheel (starter motor hanyalah penggerak awal flywheel pada crankshaft). Flywheel tersebut berputar memutarkan crankshaft. Crankshaft berputar menggerakkan piston dari TMA ke TMB. Sementara itu crankshaft melalui timing belt juga memutar camshaft. Camshaft dengan tonjolan nok mendorong katup isap. Seiring dengan turunnya piston dan terbukanya katup isap maka akan menghisap campuran bahan bakar dan udara. Sesuai siklus empat langkah maka akan terjadi ledakan, yang membuat crankshaft terdorong berputar. Begitu selanjutnya sehingga motor bakar dapat menyala.

October 1, 2009

Tulisan Perdana

Filed under: Uncategorized — mustazamaa @ 5:46 pm

Assalamualaikum wr wb..

Alhamdulillah puji syukur saya ucapkan kepada Allah SWT, karena saya telah memiliki sebuah blog. Dengan adanya blog ini diharapkan saya dapat membuat sedikit tulisan yang bisa mengembang kemampuan dan pengetahuan saya dalam membuat tulisan. Tulisan yang saya buat saya harapkan dapat memberi informasi yang berguna kepada seluruh teman – teman pembaca sekalian.

Ibarat tiada gading yang tak retak. Maka untuk itu apabila ada kekurangan dalam tulisan – tulisan yang saya buat, mohon kiranya teman -teman pembaca dapat memberikan saran dan masukan yang bisa membuat saya lebih mengerti lagi tentang bagaimana sebaiknya menulis.

Akhir kata saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman – teman pembaca sekalian yang telah sudi kiranya membaca tulisan saya ini.

Wassalam.

29082009104

Create a free website or blog at WordPress.com.